Pengobatan Hepatitis

Pengobatan dengan mengunakan ramuan herbal merupakan salah satu pilihan terbaik untuk pengobatan hepatitis/penyakit liver

Dengan pemberian herbal, manifestasi dari gangguan hati/liver bisa teratasi dengan baik. Gejala-gejala seperti jaundice atau kuning, rasa mual, gampang capek bahkan ascites (akumulasi cairan di rongga perut) bisa terkontrol.
Berdasarkan pengalaman kami, hepatitis aktif kronik bisa berhasil ditangani apabila pasien mengkonsumsi makanan yang sehat, bergaya hidup sehat dan minum obat herbal secara kontiniu setidaknya selama jangka waktu 12-24 bulan.

Berdasarkan kategori medis kedokteran barat, hepatitis digolongkan menjadi hepatitis infektif dan hepatitis non infektif. Hepatitis A, B, dan C tergolong hepatitis infektif yang sering ditemukan di klinik. Hepatitis A merupakan jenis hepatitis yang lebih gampang disembuhkan, biasanya penyakitnya bisa teratasi dalam hitungan hari. Hepatitis C terutama yang bersifat aktif kronik membutuhkan waktu lebih lama. Hepatitis B berada di tengah-tengahnya.
Hepatitis yang terjadi bukan karena virus disebut hepatitis non infektif, kejadiannya bisa dipicu oleh konsumsi obat-obat kimia secara tidak tepat, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Melalui analisa hasil laboratorium, bisa terlihat bahwa pemberian obat herbal selama jangka waktu tertentu yang diberikan secara rutin bisa memperbaiki fungsi hati, dan memperbaiki hasil test darah seperti Sgot, Sgpt, Gamma GT, Albumin, Globulin, Bilirubin dan HbsAg.

Banyak kasus penyakit hepatitis C berkembang menjadi sirosis (pengerasan hati) karena tidak ditangani dengan baik. Gejala dari sirosis adalah pembesaran hati dan limpa, jaundice (kuning), menyusutnya massa otot, ascites (akumulasi cairan di rongga perut) dan bengkak pada pergelangan kaki. Komplikasi di luar hati adalah ruam pada kulit, gangguan ginjal, glomerulonefritis dan neuropati perifer.

Pengobatan secara kedokteran barat biasanya mengunakan Alpha-interferon, namun obat ini mempunyai banyak efek samping terhadap neuropsikiatri. Pengobatan lainnya berupa kombinasi antara interferon dengan ribavirin. Dan pilihan terakhir untuk kasus berat adalah melalui transplantasi Hati. Tetapi pilihan ini sangat mahal, konon mencapai miliaran rupiah dan sampai saat artikel ini di tulis masih hanya tersedia di luar negeri dan mesti nunggu pula.

Kalau dibandingkan dengan pilihan-pilihan yang lain. Pengobatan secara herbal bisa menjadi pilihan yang murah dan efektif.
Namun perlu diingat bahwa ramuan herbal yang terbaik adalah ramuan yang dirancang khusus oleh seorang herbalis sesuai kondisi penderita secara individual, sesuai keluhan dan manifestasi penyakitnya.

Resep herbal yang sering diresepkan antara lain Chai hu shu gan san, Xiao yao san, Huo po ban ling tang, Long dan xie gan tang, Yin chen hao tang, Liu jun zi tang, Ge xia zhu yu tang, Li zhong wan, Yin chen zhu fu tang.
Pemilihan resep dan penentuan komposisi herbal dalam suatu resep dilakukan melalui suatu proses pemeriksaan dan diagnosa berlandaskan teori pengobatan Tiongkok yang rumit. Sebaiknya konsultasi dengan herbalis yang berpengalaman.

Tips bagi penderita hepatitis

Pasien hepatitis sebaiknya menghindari alkohol, gula, makanan berlemak, ikan mentah, kerang dan makanan kalengan serta makanan yang mengandung pewarna dan pengawet.
Hindari makan terlalu banyak, merokok, kopi dan obat terlarang.

Pasien sirosis sebaiknya mengkonsumsi vitamin K yang terdapat pada sayur-sayuran berdaun hijau, almond, pisang, kelp, plum, kismis, beras, dedak gandum dan biji-bijian. Juga sebaiknya meningkatkan konsumsi sayur-sayuran terutama artichokes, wortel dan buah bit.

Hindarilah stres dan kelelahan fisik. Bersikaplah positif dan selalu tersenyum. Give the world a big smile and the world will smile back to you.

(Bandung, May 2014)